TRIBUNNEWS.COM, Negara Bagian Pakam-Pada Senin (13/4/2020), puluhan pekerja dipajang di depan Divisi Layanan Teknis (UPT) Inspektorat Tenaga Kerja Kedua, Kantor Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara, Luupakam. – Mereka adalah pekerja PT Indomarco Adi Prima dan PT Sumatera Timberindo Industri (STI) yang berlokasi di Jalan Tanjung Morawa, Kabupaten Drisedan.

Pekerjaan ini adalah karena kekecewaan pekerja yang percaya bahwa UPT tidak dapat menyediakan Pengawasan maksimum dipicu.

Para pekerja mengatakan bahwa ratusan pekerja telah dipecat oleh kedua perusahaan, tetapi mereka belum diberikan hak mereka.

Para pekerja datang dengan sepeda motor dan membawa poster. -Reading: Penasihat hukum belum menanggapi pernyataan Abu Bakar Baasyir tentang asimilasi-berbagai karya telah ditulis pada poster dan dipamerkan oleh staf UPT.

Pada saat itu, para pekerja didampingi oleh Deliserdang, Federasi Serikat Pekerja Logam Indonesia (FSPMI).

Selain itu, ada beberapa orang yang telah membaca “mati bukan karena korona, tetapi karena PHK” dan “Bupati Anda dalam PHK tidak hanya diam”. Jangan membawa speaker.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *