TRIBUNNEWS.COM-Belum lama berselang, Waganet terkejut ketika menyiarkan berita tentang pembongkaran masjid di sebuah desa di Kabupaten Bayumas di Jawa Tengah. -Wangon Banyumas, Jawa Tengah.

Tema surat itu adalah untuk menginformasikan pembongkaran dan pembongkaran Masjid Almubarok.

Baca: 4 fakta tentang jamur ajaib, pengalaman pria setelah memakan jamur jamur ini sangat populer di media sosial

Teks lengkapnya adalah sebagai berikut:

No. 003 / TMA / IV / 2020 Annex: 1 Pengumuman: Pemberitahuan tentang pembongkaran dan pembongkaran Masjid Almubarok

TO: Manajer Regional Banyumas 2. Bp. Camat Wangon 3. Kepala polisi Wangon 4. Komandan Wangon Koramil 5. Kepala Desa Klapagading Kulon On-Spot-Assalamu’alaikum Wr. Wb-Mengingat SK No. 440/514/2020 tentang wilayah Bayumas, Dekrit ini berlaku untuk Pandemic de Covid-19 dan Pemerintah Kabupaten Want Want n ° 400/259 Pemberitahuan tahun 2020 mengacu pada permohonan umat Islam untuk menyembah Wilbur dan Hadits di rumah, mendesak untuk tidak berdoa pada hari Jumat, tetapi untuk beralih ke doa siang di sore hari. Setelah kembali ke rumah, jangan berdoa untuk Idul Fitri di masjid, dan jika Anda menemukan kegiatan keagamaan di atas, tindakan tegas akan diambil sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Untuk alasan ini, kami, Masjid Ta’mir Al Mubarok dan Masjid Jamaah, memutuskan untuk menghancurkan dan menghapus Masjid Almbarok karena kami membutuhkan masjid di dekat kami. Semua kegiatan ibadah dilakukan di rumah masing-masing, jadi itu buang-buang waktu / kesia-siaan, karena ada masjid yang masih berdiri di sana, tetapi tidak ditempati seperti biasa. Karena itu, kami kirimkan pemberitahuan ini, terima kasih atas perhatian dan kerja sama Anda.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *