H Ahmad Faruk MHI, Sekretaris Jenderal TRIBUNNEWS.COM-PCNU dan Juru Bicara Universitas Surakarta, merespons pengunduhan virus kue klepon.

Awalnya, seorang pemegang akun bernama @Irenecutemom mengunggah poster penjualan toko.

Ini membuat poster semua keributan sebagai “kue klepon non-Islam”.

Dianjurkan untuk meninggalkan camilan non-Islam setelah mengunduh. Oleh pecinta kucing-Menurut pembuat poster, tanggal tersebut adalah camilan Islami dan harus dibeli di toko bernama Abu Ikhwan Aziz.

“Klepon adalah kue non-Islam. Dengan membeli makanan ringan Islam, toko Islam kami Abu Ikhwan Aziz menawarkan tanggal yang berbeda.

Berita yang diterbitkan pagi ini (21 Juli 2020) menyebar segera di dunia maya Ayo.

Sampai Selasa malam, berita telah diteruskan 12.000 kali dan disukai oleh warga 18.000 kali.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *