TRIBUNNEWS.COM-Sugito (55 tahun) adalah mantan kepala desa Wonosido di lingkungan Lebakbarang, Kabupaten Kaloonan Utara, ditangkap oleh Mabes Polres Pekalongan karena dugaan korupsi dari dana desa. Dia mengaku bisa menghasilkan lebih banyak uang.

“Uang yang saya penggelapkan dari Dana Desa pada tahun 2018 adalah Rs 292 crore.

Saya menggandakan uang untuk Dukun di Kabupaten Batang, Tapi tidak ada hasilnya, “kata Sugito dalam gugatan yang diajukan ke Mapolres Pekalongan, Selasa (3/11).

Dia mengatakan bahwa imam dukun berjanji untuk menggandakan uang.

Baca: Pemerintah mengkritik Fadli Zon Kena Tegur Najwa Shihab untuk komunikasi Virus Corona

Baca: Warga sedih KKB, mantan suami yang belum pernah melecehkan anak-anak sejauh ini

Baca: Kina memiliki potensi untuk menjadi Obat korona, pertumbuhan subur Jawa Barat, mirip dengan penawar di Wuhan-dia meyakinkan bahwa uang 292 rupee yang dibawa oleh Sugito akan tumbuh dalam kelipatan Rp. Dia berkata: “Saya ingin menggandakan uang karena saya ingin memiliki lebih banyak uang. Satu miliar.”

Dalam melakukan itu, saya masih sangat aktif sebagai kepala desa. Dia berkata .

Sugito mengakui bahwa perilakunya salah. Karena itu, ia mengundurkan diri dari posisi kepala desa Wonosido pada tahun 2018.

“Sebenarnya, tugas saya adalah menjadi kepala desa pada akhir 2019. Karena saya merasa Nei, saya akhirnya mengundurkan diri,” katanya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *