Madion TRIBUNNEWS.COM-Tim Investigasi Kriminal Polisi Madion menggerebek toko-toko yang menjual obat-obatan terlarang dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang pada Selasa (18 Februari 2020). Polisi bermarga MS dan Bukti-bukti itu menangkap pemilik toko / 05 Kelurahan Patihan di subdivisi Manguharjo Kota Madion.

“Awalnya, petugas menerima informasi di toko” SS “di Yos Sudarso dan toko” BS “di Jalan Raya Madiun-Ponorogo, Kabupaten Kota Damantaman, properti MS di Madiun menjual obat-obatan untuk aborsi,” Polisi Kasat Reskrim Madiun Township AKP Suharyono dikonfirmasi pada Selasa (18/2/2020) siang.

Membaca: Direktur Bunga Citra Lestari mengungkapkan alasannya sampai Ashraf Sinclair meninggal selama satu jam. Pemerintah Bupati-Lalu, pada Minggu (13/2/2020) sekitar pukul 21.30 WIB, agen WIB menyelidiki bagaimana melakukan inspeksi di dua toko ini.

Setelah diselidiki, obat-obatan yang dijual dalam kemasan aborsi memang ditemukan di toko.

Kemudian pada hari Senin (17 Februari 2020), sekitar 30 September, WIB, polisi Opsal Satreskrim Madiun Kota menangkap MS di rumahnya di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Patihan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

“Selain itu, dua toko yang dimiliki oleh MS juga menjual obat-obatan yang biasanya digunakan sebagai obat kuat untuk alat kelamin pria tanpa izin pasar.” Dalam insiden ini, semua bukti kemudian diperoleh dari Kepolisian Daerah Kota Madion Perawatan lebih lanjut, “katanya. / 2020).

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *