Laporan oleh Putu Candra, seorang wartawan pengadilan Bali-Denpasar, COM, TRIBUNNEWS-Shinta Sari Sadikno (23) mengadakan panggilan konferensi pertama pada hari Selasa (7/4/2020). Dalam kasus tersangka saksi pelecehan terhadap saksi korban Intan Wahyuni, IA Denpasar dituduh perempuan. Shinta diduga memukuli wajah Intan karena cemburu, menyebabkan penganiayaan. Ardika mengajukan dakwaan terhadap Shinta.

Surat dakwaan menyatakan bahwa terdakwa dengan sengaja menyalahgunakan saksi korban, Intan Wahyuni.

“” Jaksa penuntut di Kantor Kejaksaan Negeri Denpasar menjelaskan kepada tim. Hakim yang dipimpin oleh I Putu Gde Novyartha. EF Corona (EF) menyediakan fasilitas belajar bahasa Inggris online gratis di rumah

Membaca: Untuk membuat Corona dari Palu muncul dalam keadaan darurat, Pacha Ungu dan anak-anak serta perempuan Keinginan untuk berpisah-terhadap penuntutan, Shinta, tanpa pengacaranya, mengatakan bahwa dia memahami isi dakwaan dan tidak membuat keberatan atau pengecualian.

“Saya tidak keberatan, Tuan,” kata Shinta pada panggilan konferensi.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *