Menurut reporter Tribuncirebon.com Ahmad Imam Baehaqi-TRIBUNNEWS.COM, California-Sudan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat meninggal pada hari Selasa sekitar Rabu (22 Juli 2020). Dilaporkan bahwa Arief meninggal saat menerima perawatan di Rumah Sakit Sentosa di Bandung. -S saudara Sultan XIV Ratu Raja Alexandra Wuliangninggrat mengatakan bahwa Sultan Arif meninggal karena kanker usus besar.

• Keluarga mengungkapkan kondisi kesehatan Sepuh XIV Sudan sebelum kematiannya.Fakta telah membuktikan penyakit tersebut.Bahkan, menurutnya, kanker usus besar telah diderita Arief sejak 2015.

“Pada 2015, dia mulai mengeluh dan sering merasa perutnya kesal”, Alexandra Wuryaningrat mengatakan saat pertemuan di Istana Kasepuhan di Kabupaten Lemahwutut, Cirebon. , Kamis (23/7/2020) .Ketika itu, Arief langsung menjalani operasi karena radang ususnya.

Sultan Arief memotong ususnya tahun berikutnya atau lebih lambat pada tahun 2016. –Dia mengatakan bahwa pada tahun 2018, dokter memberi tahu von Este bahwa kanker telah menyebar dan perlahan menelan tubuhnya.

Namun, Arief tidak mudah menyerah, tetapi terus bekerja keras.

• Setelah Sultan Sepuh XIV wafat, ia menciptakan sosok untuk menggantikan kepala Istana Kasepuhan di Cirebon– Alexandra mengatakan bahwa saudaranya menerima perawatan rutin dan mulai bekerja di sumur. Bepergian antara Cirebon dan Bandung. Alexandra Wuliangninggrat berkata: “Tapi mungkin takdir mengatakan sesuatu yang lain, dia telah meninggalkan kita semua untuk selamanya.” Tubuh Arif dimakamkan di Astana, Kabupaten Gunagati, Kabupaten Cirebon Di kompleks Astana di desa Guna Shengpong. Di kompleks itu, tempat peristirahatan terakhir Arief berada di sebelah ayahnya, Sultan Sepuh XIII, Maulana Pakuningrat.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *