Reporter Tribun Timur Risnawati M

TRIBUNNEWS.COM, Toraja melaporkan, seorang remaja asing dari Grobogen ditembak dan dibunuh oleh senapan angin bernama Haikal Zakkianannufuz (16) dari Jawa Tengah. Senin lalu (20/4/2020), Pasanglambe, Desa Kota Pangala, Kecamatan Rindingallo, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Penggunaan senapan angin pra-instal (PCP) yang ceroboh mengakibatkan kematian, dan Departemen Kejahatan Kepolisian Toraja Utara baru saja dirilis pada hari Sabtu dan Sabtu (8/8/2020) – menyelidiki para penjahat polisi dari Capat Toraja Utara AKP Hardjoko, penulis kata Nanang (18) pekerja konstruksi dari Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. -Baca: “Penjahat Panas Menghentikan Pelarian 2” yang berulang dari Pasuruan (Pasuruan), ada pertempuran senjata dengan polisi- “saksi bernama Wahyudi dan pelaku Nanang bekerja di sebuah rumah dan kemudian Beristirahatlah di kamar, “kata Hardjoko. -Dia melanjutkan, Wahududin bertanya kepada penyerang bagaimana menggunakan pistol udara yang digunakan di dalam ruangan.

Baca: Tersangka teroris ditangkap di Payakumbuh, detasemen 88 menyita senjata udara, panah dan pedang

“Penyerang mengambil pistol udara dan kemudian memanggil korban di luar ruangan untuk mengarahkan senapan. Tubuh korban dan senjata pemicu ditarik tanpa terlebih dahulu memeriksa kondisi senapan.

AKP Hardjoko mengatakan bahwa jarak antara korban dan penyerang sekitar 1,5 meter ketika penyerang melihat korban Duduk kesakitan dan memegangi dadanya .— Aktor Nanang dan saksi mata Wahyudin membawa korban ke pusat kesehatan Rindingallo dengan sepeda motor. “” Ketika dia sampai di Puskesmas, korban menderita kejang-kejang dan kehilangan kesadaran, Lima menit kemudian, seorang pejabat dari Puskesmas mengumumkan bahwa korban telah meninggal, “kata Hardjoko.

Baca: 14 kereta imigrasi India terbunuh karena pengangkutan saat pulang ke rumah dengan kereta api – dilindungi oleh para pelaku unit senapan kaliber 4.5st / 177 Daystate dengan tekanan pengisian maksimum 2.700 psi yang diproduksi di Indonesia.

Pelaku Nanang diduga melanggar Pasal 359 Hukum Pidana dan diancam dengan lima tahun penjara dan menahan penulis untuk penyelidikan lebih lanjut.

Artikel ini diposting di tribun-timur.com, berjudul Kelalaian menggunakan senapan angin, dan seorang pekerja konstruksi di Toraja Pangala Utara ditembak mati

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *