Solo TRIBUNNEWS.COM – Istana Hardingrat Sunanat Surakarta telah memutuskan untuk membuat parade reguler ke-16 yang semula dijadwalkan pada 20 Maret 2020 dari Bakubwana (PB) XIII ditunda ke Tingalan Dalem Jumenengan. adat bertujuan untuk mencegah penyebaran virus Corona, yang saat ini merupakan Tingalana PB Jumenen ke-16. Sebaran.

Selain itu, status virus luar biasa yang disebut Scientific SARS CoV-2 ditentukan oleh pemerintah kota Solo.

Laporan Paku Buwana (PB) XIII ke-16 yang ditulis oleh Dalem Jumenengan dimuat dalam Surat Edaran 001 / SE / PBXIII-KKSH / III / 2020.

Menurut surat edaran yang diterima oleh TribunSolo.com, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memutuskan untuk meramalkan penyebaran coronavirus-menunda Durham Tubuh Dalem Jumenengan telah menjadi salah satu dari banyak tindakan yang telah diambil.

Pengacara PB XIII mengatakan bahwa Ketua KPAA Ferry Nurwahyu mengatakan bahwa surat edaran secara resmi dirilis oleh PB XIII.

Pelajari lebih lanjut >>>

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *