TRIBUNNEWS.COM-Vina Asiyah Pertiwi, seorang gadis berusia 20 tahun dari Sidoarjo, tewas dalam sebuah mobil brutal di jalan tol dari Singosari ke Malang.

Tubuh Vina kemudian ditinggalkan oleh seorang penyerang bernama Mas’ud Andy Wiratama (23) dan temannya Rifat Rizatur Rizan (20) di Pacet Selatan di kabupaten Mojokerto Di kaki tebing Gajah Mungkur di Kecamatan Pacet, Mas’ud membunuh Vina dengan keras karena korban tidak dapat membayar hutang utang 40 juta rupee.

Vina berasal dari desa Jalan Beringin Pamotan di distrik Porong, Sidoaho.

Mas’ud Andy Wiratama (23 tahun) adalah warga Beringin, Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Pada saat yang sama, Rifat Rizatur Rizan (20 tahun) adalah warga Jalan Trem Sentul di lingkungan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo-dua penulis membunuh Vina pada hari Selasa (23 Juni 2020).

“Dua tersangka membunuh korban di dalam mobil saat berkendara di jalan tol Singosari Malang,” AKBP Mojokerto mengatakan kepala polisi Dony Alexander dikutip oleh Surya.

Pada awalnya, Mas’ud mengundang Rifat untuk merencanakan pembunuhan di kafe Mantri 321 di desa Juwetkenongo. de Porong, Kabupaten Sidoarjo

Mas’ud mengundang Vina untuk membawa tersangka Rifat ke Lawang di Malang pada hari Selasa, 23 Juni 2020 dengan alasan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *