TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH-Seorang siswa mengenakan M (19) telah memukuli seorang polisi yang sedang melakukan kegiatan sosial untuk mencegah virus Corona atau Covid-19.

Insiden itu terjadi di Warung Kopi Mix 3, Gampong Blang Cut, Kabupaten Luengbata, Banda Aceh, (Kamis (26/3/2020) sore) .— Polisi memang bersosialisasi dengan warga. , Untuk mencegah virus Corona. Jangan duduk di kafe atau kedai kopi lagi — Kepala Kepolisian Banda Aceh, Kepala Kepolisian Trisno Ryanto (SH) melalui AKP M Taufiq, SIK, MH Investigasi Kriminal Unit Orang yang bertanggung jawab mengatakan bahwa pelaku dikatakan marah karena polisi Luengbata dan unsur-unsur Muspika mengeluarkan instruksi tentang pekerjaan pencegahan sosial dari virus korona .: Virus Setelah kematian seorang istri, kakek berkuda dari Semarang ke Pati. Kisah sepeda

Baca: Covid-19 di Turki, permintaan amal kepada DPJ melindungi para tuna wisma

– Baca: Apakah hanya di rumah? 7 film yang secara khusus direkomendasikan oleh Click Film Company Film box office Korea- “Pelaku MAM tiba-tiba menyerang korban sebagai pejabat pengadilan ketika ia bertanggung jawab untuk menyampaikan informasi kepada kepala polisi.” Luengbata Muspika, Bang Aceh mengatakan dalam Warkop Mix 3 Luengbata, AKP Taufiq Said, disertai oleh Kanit Jatanras, Ipda Krisna Nanda Aufa STrK dan departemen hubungan masyarakat Iptu Hardi SH. Motivasi yang dikenal atas kekalahan sang agresor.

Membuatnya terlihat putus asa pada staf layanan .

Telinga Bripka Saifuddin yang dipukuli memar.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *