TRIBUNNEWS.COM – Tiga wanita yang dihebohkan oleh tarian TikTok di jembatan Suramadu harus bertanggung jawab atas tindakan ilegal yang dilakukan.

Ketiga lelaki tersebut telah diperiksa oleh departemen lalu lintas Kantor Polisi Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (4/7/2020). -Mereka dikenakan sanksi administratif dan harus menyatakan permintaan maaf di jejaring sosial. -Salah satunya juga membaca surat permintaan maaf, yang berbunyi sebagai berikut: – “Kami dengan ini menyatakan bahwa pada tanggal 3 Juli, Sabtu, 2020, jembatan tol Suramadu melanggar peraturan lalu lintas.”

Wanita ini ada di YouTube Katakan: “secara sadar, saya tidak akan melanggar peraturan lalu lintas, jika di masa depan, saya siap dihukum.” Campas Television, Minggu (7 Mei 2020).

Baca: Rekaman CCTV, penipuan video virus pada mesin ATM, tersangka korban menyadari uang curiannya

Baca: Kertas video virus Unilak Pekanbaru dihapus, ini adalah kutukan kepala bacaan sastra : Pengusaha serupa Syahrini Viral, pembeli yang bersiap mengantri selama 2 jam untuk mencicipi fenomena Rujak

Pelabuhan Kapolres Tanjung Perak Surabaya dari AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan bahwa sepertiga dari tiga tindakan ini dianggap Aturan lalu lintas yang dilanggar. Mereka kemudian dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan Pasal 287, ayat 1, dan Pasal 106, paragraf 4a dan b UU Jalan Raya.

“Tentu saja, hukuman maksimum adalah 500.000 rupee,” kata Ganis.

Kita tahu bahwa perilaku tiga wanita berpakaian kuning bermain TikTok sangat populer di jejaring sosial.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *