Cuba TRIBUNNEWS.COM-Sebuah video tentang pelecehan virus di jejaring sosial merekam Leah Natasha (30 tahun), seorang warga Ngembal Kulon di daerah Jati di Kabupaten Kudus, ia Bupati di seberang jalan di desa Tupeng Karasak di wilayah Kudus Jati, ia curiga bahwa sesuatu telah terjadi ketika orang-orang muda berkumpul karena salah satu dari mereka menarik rambut korban.

“Kebetulan, seorang remaja menarik rambut korban sementara sekelompok teman menonton,” katanya, dan menggambarkan urutan kronologis peristiwa tersebut.

Ekspresi wajah korban terlihat sangat tegang, dan dia tidak bisa menahan tangisnya, membuatnya sadar akan kekerasan itu.

Kemudian dia menipu sekelompok remaja, melaporkan kejadian itu ke polisi dan merekam tindakan itu. Tidur dan makan

membaca: mantan polisi dan guru perampokan Otaki

membaca: kesal Anies takut akan banjir, Komisaris Ancol termasuk penduduk PSI Jakarta sangat bahagia

ini sangat menakutkan Pria muda itu kemudian meninggalkan tempat itu.

“Video yang saya ambil mengira penting untuk menghadapi pelaku,” lanjutnya. Dalam insiden itu, Lia bertanya secara rinci sumber insiden pelecehan korban (J) asli, yang disebabkan oleh perkelahian dengan seorang pria di Facebook.

Korban datang ke tempat kejadian dengan lima teman, dan empat teman penyerang sedang menunggu di tempat kejadian.

Direncanakan untuk mencapai kesepakatan untuk menggunakan aplikasi Tiktok untuk merekam kegiatan, tetapi titik balas dendam oleh penulis.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *