TRIBUNNEWS.COM-Pada Senin (29/6/2020) pagi, sebuah kecelakaan mobil terjadi di Jalan Raya Brangsong di Kendall, Jawa Tengah.

Kecelakaan itu menewaskan Salikatun, seorang penduduk desa Brangsong Turunrejo. –Menurut saksi mata, Aris Zika, mantan korban sepeda motor Vario (nomor lisensi H-3992-UU), pindah ke Kota Semarang dari barat.

Di depan SMK 4 Kendal, korban mengendarai sepeda motor dengan keranjang bertabrakan dengan tiga pengemudi lainnya.

Baca: Seorang anak perempuan berusia 14 tahun diperkosa oleh sepupunya. Setelah dilecehkan oleh hukum, ia bercerita dengan staf Puskesmas. – Baca: Pemuda Aceh mencuci bensin dan membakar dirinya sendiri, memasuki rumah dan berbalik – — Salah satunya adalah Ida Nur Afni, warga Purwosari di lingkungan Patebon yang mengendarai Scoopy dengan nomor plat G-3923-JV pada pukul 6:45 pagi. “Melihat 4 mobil, 2 dari mereka mungkin menderita luka ringan, hanya 2 dari mereka. Mobil itu masih di tempat, saya tidak tahu siapa yang menabraknya di Ahulu dulu,” katanya di tanah.

Tubuh Salikatun dibawa ke kamar mayat Dr. Soewondo Kendal di RSUD

Ketika korban lain, Ida Nur Afni, terluka dan dibawa ke IGD di Rumah Sakit Soewondo, Ida sendiri tertembak di pinggir jalan setelah melewati Setelah dipukul, dia dirobohkan.

Membaca: Direkam oleh CCTV, dipukuli di tempat parkir Rumah Sakit Al Ihsan Baleendah di Bandung, berikut ini adalah perwakilan tahun ini

Membaca: 19 anak laki-laki dari Sukabumi Cabuli, pemuda berusia 23 tahun, ditemukan dalam laporan orang tua korban – “Apa yang saya lihat adalah 4 sepeda motor dari seluruh barat, tidak ada yang menyeberang. Tiga motor otomatis, yang saya tidak mengerti. Fildos berkata:” Sebuah sepeda motor memasuki sawah. … Polisi lalu lintas di daerah Kendall masih memproses kasus ini. “Polisi masih dalam penyelidikan.” “

Artikel ini dipublikasikan di Tribunjateng.com dengan judul Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun: Salikatun meninggal setelah kecelakaan di Brangsong Kendal

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *