TRIBUNNEWS.COM-Prevalensi demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin meningkat.

Jumlah korban terus meningkat: 32 warga NTT meninggal karena DBD.

Pada saat yang sama, saat ini ada 2.697 warga yang menerima perawatan DBD.

Ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan NTT, Minggu (8/3/2020). Di antara 1.145 orang.

Baca: 10 kasus DBD ditemukan oleh Pemerintah Kota Ambon: fogging sementara, orang harus menjaga kebersihan lingkungan

Baca: pasien DBD sedang bekerja keras di Rumah Sakit Regional Maumere NTT, pada bulan Januari, lebih dari 150 kasus tewas, 2 Anak-anak meninggal-Erlina R Salmun, kepala departemen pencegahan dan pengendalian penyakit dari Departemen Kesehatan NTT, menjelaskan bahwa puluhan ribu orang dengan DBD didistribusikan di satu kota dan 20 kota. Wilayah

Dia mengatakan bahwa hanya ada satu daerah tanpa demam berdarah.

“Di NTT, hanya Kabupaten Samba Tengah yang tidak memiliki DBD,” kata Erlina kepada Kompas.com, Minggu. Berikut ini adalah informasi terperinci tentang demam berdarah. Jumlah orang dengan demam berdarah NTT:

Kota Kupang: 5 tewas, 425 orang dirawat.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *