TRIBUNNEWS.COM-Epidemi virus korona masih menjadi topik hangat di kalangan masyarakat Indonesia.

Kebanyakan orang juga berusaha melindungi diri dari wabah. Salah satunya mengenakan topeng.

Nur Lailiyah (25 tahun), warga Kabupaten Keraton Tulugon, juga meyakini bahwa ini adalah kerugian menghasilkan uang.

Dia mengaku menjual sejumlah besar topeng di jejaring sosial Facebook.

Bahkan, Nur tidak memiliki artikel ini. -Jean Calvijn Simanjuntak dari AKBP, direktur kantor polisi Trenggalek, menjelaskan bahwa pengguna Facebook yang ditipu adalah pejabat daerah Trenggalek, dengan inisial RP.

Korban kehilangan 11,4 juta rupee.

Ketika pengguna mengunggah permintaan topeng ke salah satu grup Facebook, penipuan dimulai.

Nur mengomentari poster itu pada 1 Februari 2020.

Nur mengaku dalam komentarnya untuk memenuhi kebutuhan topeng besar.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *