Laporan dari reporter TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar

TRIBUNNEWS.COM, Bekas Selatan-Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan bahwa ada pasien positif Covid-19 yang belum pulih meskipun telah melalui 7 pemeriksaan. Seorang pedagang ayam di pasar Wisma Asri di kota Bekasi utara di kota Bekasi memiliki provinsi S

Rahmat mengumumkan bahwa dalam 14 tes pengambilan sampel skala besar oleh PCR (reaksi berantai polimerase), pasien ditemukan di sebelahnya. Rahmat mengatakan pada hari Rabu (05): “Ya, Tuan S, ia membuat 7 swab tidak digunakan dengan cepat, jadi kami menemukannya di pasar Wisma Asri, dan sekarang swab masih 7 kali lebih besar. “/ 27/2020). Untuk referensi, sejauh ini, silakan tinggal di kamar khusus Terisolasi dari luar untuk menangani pasien Covid-19.

Selama isolasi, swab pasien akan diperiksa secara teratur untuk memeriksa apakah masih positif.

Jika pasien menunjukkan tanda-tanda korona negatif selama periode isolasi dan hasil tes usap, dapat dikatakan bahwa pasien berasal dari Covid-19.

Rahmat, warga pasien Covid-inisial S Kabupaten Bogor Leviyan. Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Bupati Ade Yassin tentang situasi salah satu warganya.

“Saya baru saja berkata kepada Bupati Raja Bogor”, teh ini diseka 7 kali oleh seorang warga dan selalu positif. Bagaimana dengan kamu? “((Bupati Bogor menjawab)” Walikota, terima kasih, tolong biarkan dia dirawat di rumah sakit kami, “Rahmat menirukan percakapan dengan bupati Bogor. Abdulma, Bekasi Gide. Pasien dengan huruf S awal terlihat sehat, bahkan jika ia ditemukan positif, ia juga terlibat dalam kegiatan di pasar.

“Sehat, tetapi kami tidak ingin membiarkan mereka yang masih korona positif Lepaskan imajinasi seseorang 7 kali 7 kali (lotere), “katanya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *