Laporan oleh Raka F Pujangga, seorang wartawan pengadilan di Jawa Tengah-Kudus, TRIBUNNEWS.COM-Pasangan suami istri mengadakan upacara di Desa Tanjungrejo, Kabupaten Jekulo, Kabupaten Kudus, yang mengganggu masyarakat.

Sunambar (62), Tanjungrejo, warga RT 3 RW 4, dia adalah seorang penatua di Sasono ketika masih di sekolah dasar.

Sunambar mengaku tidak tahu apakah amarahnya buruk, bahkan jika dia adalah anak seperti anak normal. , “jelasnya.

Menurut pengantar, Sassono mirip dengan Dimas Kanjeng, ia mampu melipatgandakan uang, sehingga melipatgandakan. Tamu 1-2

Baca: Menggunakan teknologi HRMS dalam epidemi korona Kiat-kiat untuk membaca dengan aman: Diduga ditabrak kereta ke tubuh di bawah jembatan seorang pasien epilepsi- “Seperti Dimas Kanjeng, dia akan menjelaskan.

Sementara itu, Suwito (57), warga RT 2 RW 10, Desa Tanjungrejo menambahkan: -Ada banyak korban penipuan.

Bahkan jika salah satu koleganya terjebak dengan hingga 700 juta rupee uang, uang itu tidak dikembalikan

Singkatan A dari temannya adalah pensiunan perusahaan multinasional dan warga negara Kudus. Dia berkata: “Setiap kali dia datang ke sini, dia akan meminta orang-orangnya untuk pergi. Begitu mereka bosan, mereka akan bosan.” Dia juga menyebutkan bahwa jika penulis informasi tentang penipuan juga memuja gambar ratu, upacara Selama periode ini, ia menanam banyak bunga di teras rumah.

“Rumah saya dekat, sepertinya saya belum pernah menghadiri. Tapi jika Anda diminta mengucapkan terima kasih kepada nama tetangga, tolong,” katanya.

Artikel ini diposting di Tribunjateng.com, berjudul “Serupa dengan Dimas Kanjeng dapat menggandakan uang, sementara Mari dan Istri di Kudu dapat menipu hingga Rp”. 700 juta

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *