TRIBUNNEWS.COM-FMS (29 tahun) diduga dalam kecelakaan seorang wanita hamil ER (26 tahun) dan meninggal setelah meminta maaf ketika dia mengunjungi kantor polisi di Lakasi Jakarta.

“Maaf, aku membuat kesalahan”

“Maaf, aku tidak bermaksud demikian, aku minta maaf, aku minta maaf untuk semua teman dan keluarga dan teman-temanku. Aku tidak bisa menerima permintaan maafku. Untuk ini, Saya menyesal, “FMS mengutip di saluran YouTube KompasTV pada hari Minggu (1/3/2020).

Dilaporkan sebelumnya bahwa pada Sabtu (22/2/2020) sore di Gang Madat Palmerah (Jalan Palmerah Utara IV, RT 13 RW 06) di Jakarta Barat, ada kecelakaan yang menyebabkan kematian ER. -Pembaca: Tersangka menabrak ibu hamil Palmerah (Palmerah) meninggal karena syok dan tidak nafsu makan. Saat itu, FMS belajar mengendarai mobil otomatis atau otomatis bersama suaminya. -Dia kaget ketika melihat korban ER (26) Crossing

— Dalam keadaan bergetar, FMS tidak bekerja pada rem, tetapi sebenarnya bekerja pada pedal akselerator. Kemudian, mobil melaju, menabrak ruang gawat darurat dan menabrak tiang telepon.

Suami ER di tempat kejadian juga terpengaruh. ER ditemukan hamil 7 bulan.

FMS, didampingi suaminya, membawa korban ke Rumah Sakit Bhakti Mulya di Slipi, Jakarta Barat.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *