TRIBUNNEWS.COM-Polres Sleman Reskrim telah menunjuk tiga pelatih Pramuka SMPN 1 Turi sebagai tersangka. Warga Budaya dan DS (58) Ngaglik.

Ketiga orang ini dianggap sebagai penyebab insiden tenggelamnya siswa ketika sungai mencapai garis lurus. Dalam proses-semua tersangka sudah memiliki sertifikat kursus pramuka tingkat lanjut (kmd), tetapi dianggap lalai dalam mempromosikan manajemen risiko. Awalnya, YIA menambahkan dua orang, yaitu R dan DS.

“Ketiga pelatih sama sekali tidak memiliki persiapan. Meskipun mereka telah membaca tentang fenomena alam, cuaca mendung, dan ada gerimis, tetapi para siswa hanya dapat mendengarkan,” katanya. -Dia menambahkan: “Ketiganya memiliki sertifikat kepanduan, tetapi persiapan ini belum dipertimbangkan dan akan berdampak pada siswa.”

Menurut hasil tes, hanya ada tujuh pelatih yang bertugas saat itu-katanya-empat “Anda dapat membayangkan 200 siswa hanya didukung oleh empat mentor,” tiga tersangka itu tidak benar-benar berpartisipasi.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *