TRIBUNNEWS.COM-Diduga membunuh seorang siswa sekolah menengah di Sarolangun, ia berhasil ditangkap. Ikhsan (30 tahun) ditangkap dua bulan setelah melarikan diri.

Wakil Kepala Polisi Sarolangun Deny Heryanto mengungkapkan jadwal pembunuhan seorang gadis di desa Sukasari di Jalan Sarolangun. Belajar dengan teman sekelas.

Korban M (16) berencana untuk melakukan studi kelompok di Rt. Pada tanggal 09, Sukasari meninggalkan rumah sendirian.

Korban dan rekan-rekannya berencana untuk belajar dengan temannya NF.

Sekitar pukul 15.00 WIB, temannya menghubunginya melalui WA.

Baca: Pembunuh Hakim Pengadilan Negeri Medan Zuraida Hanum dijatuhi hukuman mati, air mata korban anak yang hancur: Puas. Balas dendam-WIB berlalu sekitar 3:00 sore, berita WA tidak kembali, dan rekan-rekannya melanjutkan tim peneliti sampai 17:00. WIB

Hingga sore hari, korban tidak datang. Bahkan pada pukul 18.00 WIB, korban tidak kembali ke rumah. Jangan-jangan orang tua korban mencari dengan pamannya.

“Setelah dia ditemukan oleh perkebunan karet, dia mengikuti jalan yang dilalui korban. Kerudung korban ditemukan,” katanya, Rabu (7/1).

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *