TRIBUNNEWS.COM, Kelompok Kerja Investigasi Kriminal Serdang Bedagai-Serbang Bedagai (TEKAB) berhasil menemukan bobot pelaku penerbangan ini dan lompatan tupai.

Pelakunya adalah Ryan Gutama, alias Doyok (31 tahun), warga desa Sei Bamban. Jalan Sei Bamban, Serdang Bedagai.

Salah satu tindakan yang diambil oleh polisi pada sebuah truk demonstrasi dengan 12 truk rokok putih yang diproduksi pada 10 Juli, jumlah polisi adalah L 9230, 2019 .

Baca: Virus dalam Kereta meludahi penumpang 3 kali, bernama Corona Spreaders

Baca: Ningsih Tinampi mengumumkan klinik sementara yang ditutup di Indonesia-Virus Corona di Indonesia

Baca: Akord gitar Song Salam untuknya-VOODOO, mudah Bermain: Salam kepada saya

Kepala polisi Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang mengatakan bahwa operasi itu di Seirampah. Penulis diangkat pada hari Rabu (2020/3/18) sekitar pukul 13.00. Di rumah Kampung Samben di desa Sei Bamban di Indonesia Barat.

“Dia telah ditambahkan ke daftar pencarian personel kami. Setelah kejadian ini, pelaku melarikan diri, dan kami memperbaiki DPD. Terus mendapat informasi tentang penyelidikan, dan setelah mendapatkan informasi, penyerang ada di rumah, kelompok kerja segera Tersangka ditangkap. Robin berkata: “Robin menjelaskan bahwa jika suami dan tiga rekannya Reza Aulia Habib (Reza Aulia Habib) alias Reza (Reza) memiliki dua anak dalam aksi , Maka suami pertama akan ditangkap terlebih dahulu.

Rizal alias Pug masih menjadi DPO karena dia tidak tertangkap. Dikatakan bahwa para pelaku Doyok telah mencuri sebagian 1,2 juta rupiah.

“Insiden itu dimulai dengan sopir truk Izusu yang membawa barang-barang dalam bentuk cahaya 12 rokok di Leeds dari Jakarta ke Medan. Sopir Rampah Desa mendengar teriakan penduduk yang mengatakan bahwa Izusu Pintu kotak sayap Giga telah dibuka. Pada saat ini, pengemudi menghentikan truk di sisi jalan dan memeriksa apakah pintu kotak itu sudah dibuka. “, Kata Robin.

Pengemudi kemudian melaporkan kasusnya ke PT Bentoel untuk mengkonfirmasi bahwa itu adalah 5 kotak dari 12 rokok yang beruntung. Kerugian akhir adalah 8,7 juta rupiah, jadi jika total kerugiannya 43,6 juta rupiah.

Setelah itu, kasus tersebut telah dilaporkan ke Polisi Distrik Sergei.

Mouse melompat dihukum oleh Pasal 363 Hukum Pidana, dengan hukuman maksimal lima tahun. “Robin berkata bahwa untuk salah satu penulis, Rizal alias Pug, kami masih menyelidiki untuk mengungkapkan identitasnya.” (Dra / tribun-medan.com)

Artikel ini dipublikasikan di tribun-medan.com, judulnya 8 bulan, menjadi buronan polisi Sergai, aktor Squirrel Skip ditangkap saat sedang tidur

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *