TRIBUNNEWS.COM – Nasib sial menimpa seorang pria bernama Tonny Saputra yang mengendarai mobil Toyota Rush dengan nomor polisi BH 1558 HF.

Kecelakaan dimulai ketika seorang pengemudi sepeda motor bernama Teguh Marbowo ingin mengembalikan istri Penyengat yang sudah menikah. , Telanaipura dari Jambi.

Marbowo mengalami kecelakaan ketika dia dijatuhkan oleh seekor sapi, jadi dia menabrak mobil Tonny.

Baca: Terpisah dari anggota grup, pengendara sepeda wanita dari Semarang menjadi korban pelecehan: Nangis di tepi jalan saya

Baca: Green Lake City diduga disebabkan oleh masalah pribadi Ricuh, John Kei dan Nus Kei saling menantang di Australia Barat

Tonny, karena orang yang dipukuli oleh Marbowo sebenarnya Sialnya, setelah motor yang dikendarai Marbowo menabrak mobilnya, tiba-tiba sekitar lima pengendara yang lewat segera keluar dari mobil.

Tanpa mendengar penjelasan dari dia, sekitar lima orang tak dikenal segera menyerang Tonn y.

Tidak hanya itu, setelah diikat, bahkan barang-barang di mobil itu direnggut oleh salah satu pelaku.

“Saya dirobohkan oleh Talile, saya ingat benar,” Sepeda motor ini mengemudi ke rute saya, “kata Tony, yang pada Minggu malam (21 Juni 2020) di Bertemu di tempat kejadian. “” Tiba-tiba, saya dipukuli, beberapa orang pergi, mereka pergi, dan barang-barang di dalam mobil diambil, “tambahnya. “Baca: Masalah Green Lake City dimulai dengan kelompok kebencian terhadap John Kee dan kelompok Nus Kei dari membaca Kosangby: 2 anak yang terbunuh di selokan diduga dibunuh oleh ayah kandung ayah tirinya: Aku ingin melihatmu Wajah pelakunya – sementara itu, salah satu warga, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa dalam insiden itu, Tony, yang mengemudi dari Mendalore, sedang menuju ke Jembatan Aurduri 1 dengan kecepatan rendah

tetapi, tiba-tiba Sepeda motor Beat menabrak mobilnya setelah ditabrak sapi. Itu akan segera berlalu .——————— “Dia benar, perlahan-lahan aku melihatnya, aku hanya berteriak ketika dia dipukuli. Namun, orang-orang di sini bukan pemukulan orang, mereka orang asing, “kata salah satu warga. Insiden itu.

Selain itu, Kanit Laka diikuti oleh polisi dari Bar Ibeida, Kepolisian Kabupaten Jambi Gus (Ipda Bagus) mengatakan bahwa dalam hal ini, kampnya tidak memerlukan pernyataan langsung dengan para korban.

“Untuk kejadian ini, kami tidak meminta warga untuk memberikan informasi,” Bagus Senin pagi (6/6) 22/2020) kata. (TribunJambi.com/Aryo Tondang) -Artikel ini disiarkan di Tribunjambi.com, berjudul Admit tidak salah dalam kecelakaan, pengemudi Toyota Rush dipukuli, tasnya Diambil oleh orang banyak

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *