TANJUNGPINANG TRIBUNNEWS.COM-Mu (35) adalah warga Jalan Pinang Kencana di Kabupaten Tanjungpinang Timur dan digantung pertama kali oleh adik lelakinya Jedra.

Meninggalkan rumah pada Kamis (7/5/2020), sekitar jam 9 pagi, pria berusia 25 tahun itu melihat kakaknya masih duduk di rumah.

Jendra, yang baru saja kembali dari menjual nasi goreng, terkejut ketika kondisi kakaknya sudah mati.

“Adik laki-laki korban kembali sekitar pukul 12:30 pagi dan dia melihat rumah itu sunyi. Dia ingin pergi ke toilet untuk buang air besar. Ketika dia menyalakan lampu dapur, maka saudaranya. Aneh melihat kondisi saudaranya. Dia terkejut, “Timur Ipda Hendrik, departemen investigasi kriminal Kanit, mengaku kepadanya di Tanjung Betel Nut pada hari Jumat, 8 Januari. 5/2020) .

Merasa bingung dan panik, saudaranya mengakhiri hidupnya, dan Zandra sekali lagi menghubungi adiknya Andre.

“Dua adik lelaki yang jatuh cinta pada saudara lelakinya. Ketika mereka memeriksa nadinya, dia sudah tidak hidup lagi. Hubungi tetangga RT dan instalasi polisi,” katanya.

Sebelumnya, seorang pria dari Tanjung Pinang ditemukan di rumah Jalan Cemara di desa Penang Kencana di daerah Tanjungpinang Timur. Gandra (25 tahun) sedang dalam perjalanan pulang.

“Ketika saudara lelaki saya kembali ke China, ia melihat saudaranya dalam keadaan tergantung,” kata Tanjungpinang Timur Iptu Hendrik, kepala Departemen Investigasi Kriminal, Jumat (8/5/2020) pagi.

Baca: Ketika petugas pandemi dan oposisi putus asa, apakah Mudick putus asa? Bersiaplah untuk menerima denda 100 juta rupee atau satu tahun di penjara-insiden itu terjadi sekitar jam 2 pagi hari ini.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *