Reporter Tribunnews.com reporter Gita Irawan-TRIBUNNEWS.COM di Jakarta-Mewoluk Puncak Jaya Tendison Enumbi, anggota kelompok separatis bersenjata (KSB), akan menyerah pada pemerintah.

Dia ingin menyerah pada informasi tanah air / Letnan Kolonel PJ setelah 1714. Agus Sunaryo berkomunikasi dengannya selama sebulan. -Tendison menyatakan niatnya untuk mengembalikan pistol Barreta yang dibuat di Italia, di bawah kendali dan amunisinya. -Capendan Ketujuh Belas / Kolonel Kopral Eko Daryanto dari Cenderawasih menjelaskan bahwa Tendison dan Agus berencana untuk menyerahkan senjata mereka di dekat Kota Muria pada Kamis (18 Juni 2020) -tapi pergi ke desa Elubo Dalam perjalanan ke Kota Mulia di Tendison, distrik Mewoluk jatuh ke Sungai Mewoluk.

Baca: Memasuki kamar anak tiri remaja, lelaki Lampung ini diminta melayani sebagai suami-istri.

Baca: Refly Harun: Memang, mengapa Anda harus berpartisipasi dalam banyak pemilihan presiden? Tahun 2024? –Baca: AJI menerima pernyataan banding Jokowi tentang kasus penyumbatan Internet Papua — Pada musim gugur, pistol meledak oleh Tendison dan betis kanannya menembus ke betis kanannya.

Sekitar pukul 3:30 sore di CEST, komunitas menemukan bahwa Tendison yang terluka membawanya untuk menemui wakil presiden Klasis.

Kemudian, Wakil Direktur mengundang Dendison untuk pergi ke Muria untuk perawatan.

“Dalam perjalanan ke Rumah Sakit Muria, Tendison mengatakan kepada personil situs untuk tidak mengikutinya dan dibubarkan karena Tendison akan membawa senjata ke pemerintah dan menyerah,” kata Eco dalam sebuah pernyataan tertulis pada hari Jumat ( 06/19/2020). -Dia diperiksa di sana dan melakukan pemeriksaan X-ray di ruang radiologi.

“Sebelum Tendison dipulihkan, perwakilan resmi lengan Tendison diserahkan kepada pemerintah.” Pada hari Senin, 22 Juni 2020, Roh Kudus Kabupaten Puncak Jaya digantikan oleh TNI / Polri , “Kata Eko.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *