TRIBUNNEWS.COM-DENPASAR – Hingga akhir 2019, sebanyak 3.140 pekerja Bali terdaftar di Denpasar, Indonesia melalui layanan Kartu Penempatan Elektronik (E-KTKLN), penempatan dan perlindungan (BP3TKI) di Denpasar.

Selain itu, Kantor Tenaga Kerja Bali juga menyediakan data dari pintu ke pintu tentang jumlah orang Bali yang terdaftar di agen-agen Manning (perusahaan angkutan) di Bali.

Data terakhir per Februari 2020 menunjukkan bahwa jumlahnya mencapai 11.452.

“Lisensi agensi dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Administrasi Kelautan Kementerian Perhubungan. Ida Bagus Ngurah Arda, kepala Badan Energi dan Tenaga Kerja Bali, mengatakan,” “Perusahaan Pelayaran” bertemu di kantornya pada hari Senin (24 Februari 2020).

Baca: 4 fakta terakhir tentang tragedi Susur Sungai, termasuk terutama ekstasi kepada Sri Sultan, akan dikenai sanksi!

Baca: Masalah di Jakarta membanjir lagi, Dato Sri Tahir menyebutkan era Baswedan Anies, Suru memiliki aliran air yang lebih cepat

dalam hal ini Selanjutnya, ia juga mengeluarkan pemberitahuan dari Kementerian Tenaga Kerja Indonesia pada 5 Februari 2020, tentang pencegahan penularan virus korona ke pekerja migran Indonesia (PN) yang ingin bekerja di luar negeri.

Surat edaran ini memuat Kirim ke semua direktur PMI Investment Company -Isi mencakup, pertama-tama, penangguhan sementara penempatan PMI di daratan Cina.Kedua, pengetatan atau pengurangan investasi PMI di Hong Kong dan Taiwan selama periode kritis ini

Artikel ini diterbitkan di Pada tribun-bali.com, berjudul “Bali Bali”, pemerintah sementara menangguhkan posisi PMI di Cina

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *