TRIBUNNEWS.COM, Semarang – Selama epidemi virus korona, ternyata minat menikah di Semarang masih sangat tinggi. -Sampai 100 aplikasi untuk pembebasan perkawinan telah terdaftar di pengadilan agama tingkat IA di Kota Semarang-Kasus pernikahan yang melibatkan anak-anak meningkat.

Dari Januari hingga April tahun ini, jumlah aplikasi surat nikah di Kota Semarang mencapai 100.

“Sejak awal tahun, perkawinan bebas pajak telah meningkat. Dan terus meningkat, bahkan jika masih dalam kondisi pandemi virus Corona.” Jawa Tengah Tribun Selasa (21/4) dan IA IA tingkat Semarang Anis Fuadz, Presiden Pengadilan Agama, menekankan. / 2020).

Baca: Zodiak yang beruntung Kamis ini, hingga 26 April, Aquarius dekat rumah pacar Aquarius, Libra ditangkap

Baca: Fahrul Razi terungkap Alasan larangan kembali ke rumah pada awal Ramadhan ca: Inkarnasi Cristiano Ronaldo memasuki radar Manchester United – menurut Anis, dalam waktu sebulan, puluhan aplikasi untuk perkawinan yang dikecualikan memasuki Semarang Pengadilan agama di kota. — “Bahkan jika RUU pernikahan disetujui, itu tidak akan berkurang, tetapi jumlah orang yang memberikan pembebasan pajak meningkat.” Anis menjelaskan bahwa karena banyak faktor teknis, peningkatan distribusi pernikahan, terutama untuk pria yang ingin menikahi seorang wanita kecil Bahkan hari ini, banyak orang pilih-pilih untuk menikahi wanita berusia 18 tahun.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *