TRIBUNNEWS.COM-HA alias Angka ketika dua anggota TNI di Jalan Urip Sumoharjo, kabupaten Pankakukang, Makassar, Sulawesi Selatan, menggagalkan serangannya pada surat pertama IRT KO (42), HA alias Angka (19) Merasa tak berdaya. (21/6/2020). — Jumlah tangkapan video sangat populer di jejaring sosial.

Dalam video satu menit, ketika dua anggota TNI menangkapnya di dekat lokasi, pria yang bekerja di pompa bensin itu bahkan marah. Menyerang.

Petugas Humas Polisi Kabupaten Panakkukang Bripka Ahmad Halim (Ahmad Halim) mengatakan penyerang bekerja dengan seorang rekan RA sementara Urip Sumoharjo terbang di udara. Weita-Halim mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis: “Sampai korban kehilangan keseimbangan dan jatuh, ia telah bergulat dengan tangannya. Ketika korban terlihat terbaring di tengah jalan, penyerang segera menginjak pedal gas.”, 22 Juni 2020 Minggu Senin.

Baca: Pencuri Sepeda Raid La di Jakarta selatan ditangkap oleh polisi

Baca: John Kee ditangkap oleh polisi lagi, dan terlibat dalam pasal rencana pembunuhan, menghadapi ancaman kematian

Ha Halim menambahkan bahwa agen mengejar pelaku AR yang berhasil melarikan diri selama penangkapan. — “Sosok ini adalah fungsi mengendarai sepeda motor sendiri. RA meraih tas kulit korban,” katanya.

Menurut informasi yang dikumpulkan, dua anggota TNI berasal dari unit 433 / JS dari batalyon infantri, dan mereka pergi ke markas Kostrad.

Mereka menangkap karakter di dekat Jalan Pampang Raya.

Kemudian nomornya diserahkan ke Mabes Polri Panakukkang untuk informasi lebih lanjut.

Korban sedang dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar.

“Korban tidak sadarkan diri, dahi kirinya terluka di kepala, dan bibir atasnya sobek atau memar. Halim mengatakan ia memiliki memar di kaki dan lutut kanannya.

Artikel ini ada di Kompas.com Judulnya adalah “Virus kencing di Makassar selama penangkapan 2 anggota TNI, penjambret video”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *