Tanjung Pinang TRIBUNNEWS.COM-Seorang tersangka pelecehan seksual ditangkap oleh polisi setelah tertarik dengan anak di bawah umurnya. Setelah tergoda untuk bertemu dengan korban, Rachmad ditangkap oleh seorang anggota Sekretariat Polisi Tanjung Pinang.

Dia ditangkap setelah pria berusia 34 tahun itu menghubungi korban di bawah umur. Korban diundang untuk bertemu.

Pertemuan tersebut mencapai kesepakatan di daerah Jalan Singkep Sungai Jang, jalan Bukit bestari, kota Tanjung Pinan, provinsi Kepulauan Riau, sekitar 22:00 pada hari Selasa, dan tersangka kriminal ditangkap oleh tim investigasi kriminal. Polisi Kabupaten Tanjungpinang menandai tindakan mereka. Polisi AKP Rio Reza Panindra mengatakan pada hari Senin: “Pada saat itu, jika penyerang menghubungi korban dan diminta untuk bertemu lagi, anggota kami akan menerima informasi dari orang tua korban.”, (30/3). /2020).

Baca: Dua gadis cantik menjadi PSK, meminta pelanggan untuk menawar ketika mereka ditangkap.

Baca: Nasib guru honorer Pemalang masih mengkhawatirkan, dan demonstrasi akan digelar – Baca: Seorang bocah lelaki berusia 19 tahun Covid-19 tahun meninggal karena demam berdarah di Pamekasan-tersangka adalah Ada waktu untuk bertarung saat menangkap. Setelah anggota memborgolnya dan membawanya ke Markas Besar Kepolisian Tanjung Pinang untuk diinterogasi, ia disiram. Dia mengatakan: “Para pelaku dan sepeda motor yang digunakan untuk mengambil dan menjatuhkan korban segera dibawa ke Mapulos.” Rahmad mengaku telah dicurigai melakukan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dan mengklaim telah melakukan operasi dua kali.

Pria 34 tahun itu mengaku kepada penyidik ‚Äč‚Äčkriminal Polisi Tanjung Pinang bahwa ia telah melakukan perilaku bejat pertamanya di sebuah rumah kosong.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *