TRIBUNNEWS.COM-Populer di jejaring sosial, tiga siswa sekolah menengah menginjak-injak kepala guru dan melecehkannya.

Operasi ini dipimpin oleh tiga siswa di Distrik Fatuleu, Kabupaten Kupon, Nusa Tenggara Timur (NTT). -Kutipan akun Instagram @ndorobeii, Kamis (3/5/2020) kejadian dimulai ketika guru bertanya kepada siswa yang tidak mengisi daftar hadir .

Salah satu siswa memberikan nama-nama tiga siswa yang terlambat .

Lalu Guru itu dituduh dan diberi tahu tiga siswa yang terlambat. -Reading: Di bawah bimbingan orang tua siswa, video viral guru merangkak di ruang kelas karena dia tidak mengutuk anak-anaknya. Seperti yang kita semua tahu, tiga penulis dalam kasus ini adalah CYT (19), YCVPH (17) dan OK ( 19)

Sekarang, tiga pelaku telah dibebaskan oleh polisi karena alasan penganiayaan terhadap guru kelas YM (45).

“Selasa lalu, tiga siswa sekolah menengah diyakinkan bahwa ketiga siswa, yaitu inisial TS dan kolega,” Kupang Aipda Randy Hidayat (Kupang Aipda Randy Hidayat) Rabu (3/4/2020) berkata.

Aipda Randy Hidayat (Aipda Randy Hidayat) mengatakan bahwa acara ini dibuat pada Senin (2/3/2020) pagi dan mengikuti ujian

— Selanjutnya

–>

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *