Dubai, TRIBUNNEWS.COM-Sebanyak tiga siswa dari Tuban, Jawa Timur, belajar di Cina, kembali ke kampung halamannya setelah 14 hari melakukan pengamatan virus coronavirus di Natuna, Kepulauan Riau.

Presiden DPC Arus Sous Jokowi (ABJ) Tuban, Eko Wahyudi mengumumkan bahwa siswa tersebut dalam keadaan sehat, dan setelah mengamati Kementerian Kesehatan dan lembaga terkait, ia tidak menunjukkan gejala infeksi oleh virus Corona.

“Karena itu, kita tidak perlu khawatir. Setiap keluarga pasti putus asa untuk kepulangan mereka. Kami berterima kasih pada Sabtu malam (15 Februari 2020) atas reuni mereka.” Eko, Senin (17/2/2020) ) Diucapkan dalam siaran pers. Eko, yang juga merupakan calon bupati Tuban, mengatakan bahwa masyarakat Tuban menyambut baik pengembalian tiga siswa.

“Dukungan penduduk lokal dan warga Indonesia lainnya yang kembali dari penampakan jelas sangat penting,” katanya.

Baca: Anda perlu tahu tentang korona Fakta Viru sebelum pergi ke luar negeri untuk berlibur– – Di sisi lain, Eko menyarankan semua pihak untuk mempertahankan gaya hidup sehat Kesehatan (PHBS) .Jika anggota keluarga menderita demam, batuk, dan terutama gejala sesak napas, kami berharap masyarakat akan melanjutkan tanpa ragu-ragu di rumah sakit terdekat. Pemeriksaan kesehatan. “Terawan Agus Putranto dari pelayanan kesehatan menyebarkan sertifikat kesehatan warga negara Indonesia Tionghoa yang diamati di Natuna, yang merupakan inspeksi dan pengawasan perwakilan Indonesia dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Sebagai hasilnya, Barani Saran juga memberi selamat kepada pemerintah Indonesia karena memanipulasi warga negara Indonesia yang diamati di Natuna karena virus korona. – “Sekali lagi, ketiga siswa sekarang bersatu kembali dengan keluarga mereka. Sangat indah untuk berharap bahwa epidemi virus corona akan segera berlalu,” kata Eko Wahyudi.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *