TRIBUNNEWS.COM, Pasuru-Warga Desa Bulusari, Kabupaten Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur melaporkan kegiatan penambangan ilegal kepada Presiden Joko Widodo melalui Lembaga Bantuan Hukum Jawa Timur Isor (LBH). Dikatakan bahwa ada kegiatan penambangan ilegal di desa-desa kecil Jurang Pelen 1 dan Jurang Pelen 2 di Desa Bulusari, Kabupaten Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan penambangan ilegal diduga mengancam kelangsungan hidup penduduk dan status lingkungan ekosistem.

Hasil bantuan dan pertemuan dan penyelidikan lapangan yang dikutip oleh Tribun Jawa Timur menunjukkan banyak fakta mengejutkan, termasuk keberadaan pasir Penambangan ilegal tanpa izin dalam bentuk tambang batu (sirtu). -Baca: Moeldoko membuka Apple Nasional di Pasuruan, Leaders’s Course membuka Banser

Sejak 2016, acara ini harus dilanjutkan.

Menurut laporan dari warga yang terkait dengan penambangan ilegal, Presiden Joko Widodo ord diharapkan untuk mengundang instansi terkait, seperti Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Lingkungan Hidup, Gubernur, Bupati, dan polisi, untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran. Hukum Blusari mengatakan bahwa proses ekstraksi ilegal telah berlangsung selama hampir empat tahun.

The bechoees milik kontraktor penambangan C ilegal terus tanah tepi jarang di desa Bulusari

Situasi ini telah merusak ekosistem wilayah tersebut. Bukit-bukit yang sebelumnya gelap telah diubah menjadi kolam renang.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *