Laporan Hanif Manshuri / Surya.co.id

Ramongen TRIBUNNEWS.COM-Saptaya Nugraha, ketua komunitas pendukung Klub Persela Lamongan, berbicara tentang penggunaan kantor Sekretariat sebagai tempat konsumsi (anggur), Tiga orang tewas.

Insiden itu juga menempatkan dua orang lainnya dalam kondisi kritis di bangsal Dr. Soegiri di Ramongen, Jawa Timur.

Baca: Setelah Lamongan minum anggur Oplosan, tiga orang langsung meninggal.

Dia mengakui bahwa dia sangat khawatir dan tidak mengharapkan kejadian ini.

– Menurutnya, tidak ada tanda pada hari Rabu (15 Mei 2020) bahwa “orang-orang Ramong” akan mengadakan pesta.

Dari Rabu sore hingga malam, dia menjelaskan di kantor bahwa dia benar-benar berhasil mengadakan acara dengan manajemen LA Mania, bersiap untuk mengemas topeng untuk dibagikan kepada publik.

Surya.co.id mengonfirmasi bahwa Nugraha mengatakan pada Jumat malam ini (04/01/2020): “Oleh karena itu, waktu mulai yang diharapkan dari pesta adalah sekitar 24:00 WIB.” Dia berkata: “Pesta Bukan bagian dari LA Mania. Kepemimpinan juga tidak. “Nugraha memenuhi syarat personel yang terlibat dalam menggunakan Sekretariat Lamongan bukan kantor LA Mania.

Menurut Nugraha, ketika mereka mengadakan resepsi di dalam, mereka menemukan bahwa kunci pintu rusak.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *