Laporan oleh Andri M Dani dari Tribun Jawa Barat-CIAMIS TRIBUNNEWS.COM-Dari Rabu (6 Juni 2020), Kabupaten Siam akan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) . Tanda-tanda khusus akan diperoleh ketika pergi jauh di 27 jalan rumah pertanian.

Dalam waktu 14 hari setelah penerapan PSBB, gunakan tanda khusus, seperti cat semprot, untuk memfasilitasi pengawasan dan pemantauan pemilik rumah.

“Harapan untuk menandai rumah pemilik rumah, semoga ini akan membantu dan bersama-sama mengawasi (penghuni)”, “Wakil Ketua Yana D Putra dari Ciamis, Senin (4/5/2020) di RAA Hall Kusumadiningrat Setda Ciamis mengatakan pada pertemuan persiapan PSBB. “

Baca: Jawaban untuk metode pemecahan masalah 4-6 sekolah dasar belajar dari stasiun TV asal mereka Selasa, 5 Mei 2020: Gaya dan karakteristik bahan

Baca : Satu bulan setelah Glenn Fredly pergi, Mutia Ayu masih menyembunyikan wajah Guva: Kemudian, baca: Ketua DPR menyerukan selama pandemi 19 Covent Kerja sama timbal-balik skala besar-PSBB mengatakan bahwa dengan membatasi aktivitas tertentu untuk meminimalkan penyebaran dan penyebaran virus Covid-19, itu adalah isolasi sanitasi. .

Dia mengatakan bahwa Chamis’s PSBB adalah Carrie. Mengingat camis, ada banyak yang kembali di 27 daerah, dan jumlah orang telah melebihi 36.576 setiap hari Minggu (3/5). -27 kabupaten di 258 desa tersebar di 7 desa.

“Di setiap daerah, kita harus mempertimbangkan jumlah orang yang tinggal di setiap kabupaten di 27 jalan yang diterapkan di PS BBBB,” kata Yana D Putra pada rapat koordinasi yang dihadiri oleh penanggung jawab, kata Yana, Pengelolaan 27 partisi dan APDESI Ciamis berlangsung pada Senin (4/5).

Setelah PSBB lengkap diimplementasikan di 27 daerah, kepala divisi dan karyawan serta kepala desa dan stafnya dapat mengawasi dan memantau para pelancong.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *