TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO-telah menemukan produsen distributor topeng ilegal lainnya. Kali ini, polisi menggerebek gudang Safe and Lock di Sidoarjo, Senin (9/3/2020).

Sudah diketahui bahwa perusahaan memproduksi dan mendistribusikan topeng yang tidak memenuhi standar.

“Ini adalah contoh, seharusnya tiga lapisan, tetapi hanya satu lapisan. Ini di bawah standar dan tidak higienis,” kata kepala polisi Sidoarjo, Bol Samaji di tempat kejadian serangan. . Ketika memeriksa personel, diketahui bahwa pabrik topeng juga tidak memiliki lisensi dari Departemen Kesehatan.

Polisi menyita 980 kasus bukti dari pabrik, yang berisi 39.234 topeng kardus. Termasuk Bongo Bananas-Reading: Mayat korban Sampan membanjiri Krueng Keureuto di Aceh utara – total 1.961.700 topeng dipakai. Sumardji mengatakan bahwa Ken ada di sini “kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa memang ada tindakan ilegal di sini.”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *