Padang TRIBUNNEWS.COM-Selama empat tahun, seorang siswa sekolah dasar dari Kuta, timur laut Bali, dipaksa untuk menanggapi keinginan kepala sekolah. Ironisnya, perilaku itu awalnya dilakukan di tempat kerja.

Kepala sekolah dasar IWS (43) memberlakukan pada siswa-siswanya tindakan memaksa anak di bawah umur untuk membayar bersama.

IWS bersedia mencium siswa mereka dengan ancaman.

Ketika dia bercinta di kantor untuk pertama kalinya, IWS mengambil gambar para korban dalam keadaan modis.

IWS menggunakan foto ini untuk mengancam murid-murid untuk terus berhubungan seks dengannya. Membaca: Prediksi Persebaya Vs tentang mantan karakter Arema Persik Kediri: kecepatan membaca konfrontasi: berikut adalah cara membuat membaca kartu SIM internasional: polisi mengantongi identitas perampok bersenjata dalam aksi Tamansari gold Berbelanja

Ketika dipaksa berhubungan seks untuk pertama kalinya, korban masih duduk di kelas enam sekolah dasar, sekitar Juli 2016.

Namun, karena ancaman terus diancam, direktur sekolah dasar, korban tidak berdaya karena dia takut difoto tanpa membagikan pakaian asli. -Ironically, perilaku ini berlanjut sampai korban berada di kelas sepuluh sekolah menengah. -Tiga fakta diambil dari kasus di mana kepala sekolah dasar ini membuatnya menjadi budak nafsu.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *