TRIBUNNEWS.COM, kepolisian kabupaten SLEMAN-DIY telah secara resmi menangkap seorang tersangka dalam 1 tragedi SMPN di Turi, yang menewaskan 10 siswa.

Brigadir Jenderal Karyoto Wakapolda DIY mengatakan, Sabtu malam (22/2/2020) malam kemarin bahwa, dia menangkap seorang tersangka karena kelalaian yang menyebabkan kematian.

“Meski hanya ada satu tersangka yang inisialnya YA,” katanya, Minggu (23 Februari 2020).

Sedangkan untuk tersangka IYA (36 tahun), warga Caturharjo. , Dan guru olahraga SMI 1 Turi.

Tersangka diyakini bertanggung jawab atas pengembangan Program Kerangka Sungai SMI 1 Turi. Kode kelalaian yang menyebabkan kematian orang tersebut dan Pasal 360 Hukum Pidana yang disebabkan oleh kelalaian menyebabkan orang lain terluka.

Baca: Saya tidak tahu aktivitas direktur SMPN 1 Sempor River Susur, saya tidak tahu Turi Sleman: Saya hanya punya 1,5 bulan layanan

Baca: Berita: Saya curiga Pembin adalah pengintai SMPN 1 Turi akhirnya Ditahan – ancaman hingga 5 tahun penjara – terkait dengan meningkatkan kemungkinan tersangka kriminal, tergantung pada temuan interogasi saksi dan temuan faktual lainnya, aman di sepanjang sungai kemarin.

Mewawancarai 15 saksi, termasuk pengawas, tokoh masyarakat, warga dan dua siswa.

“Kegiatan penyaringan harus melakukan manajemen risiko. Karena kelalaiannya, kepala penyelidik paling relevan. Pramuka adalah pekerjaan dasar kepemimpinan dan pertolongan pertama. Tentu saja, ia harus memiliki lebih banyak pengetahuan dan memahami manajemen risiko.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *