TRIBUNNEWS.COM-AHR (36 tahun), seorang pemuda dari Bangalore, Kalimantan Selatan (Kalimantan Selatan), ditangkap oleh polisi karena pemerkosaan terhadap seorang kolega kecil.

Iptu Tajuddin, kepala Bagian Hubungan Masyarakat Departemen Hubungan Masyarakat Departemen Kepolisian Bangkabalu, mengatakan bahwa pemerkosaan terjadi ketika korban meminta M (16) berganti pakaian untuk pertama kalinya setelah bekerja. kapan.

“Para penyerang berhubungan seks karena mereka ingin melihat para korban berganti pakaian, sehingga AHR tidak dapat menahan gairah mereka”, kata Iptu Tajuddin, Kamis malam (6 Juni 2020).

Setelah mengambil tindakan, AHR melarikan diri dan segera meninggalkan korban yang tak berdaya.

Korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpa orang tuanya. -Baca: Fakta tentang pembunuhan terapis pijat di Surabaya: pelaku dan korban harus mengangkat masalah tarif

Baca: Pembunuhan Asmara yang berbasis di Gowa, rekonstruksi 50 adegan, korban Dikeroy ok motor gang- — Menerima laporan dari keluarga korban, polisi dengan cepat turun tangan untuk memburu pelaku.

Dia tidak butuh waktu lama untuk menangkap para pelaku yang tidak ditahan di rumahnya di Jalan Irigasi di Martapura, Bangal.

Polisi, penulis mengklaim telah diperkosa karena dia ingin melihat korban berganti pakaian.

“Dia menambahkan:” Kami mengumpulkan sejumlah bukti dalam bentuk pakaian dan pakaian dalam di dalam korban. Dia menyimpulkan: “Dia dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.” Artikel ini dipublikasikan di Kompas.com dan berjudul “Korban yang mencoba melihat pakaian ganti, pria berusia 36 tahun ini”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *