TRIBUNNEWS.COM-Kecelakaan terjadi ketika seorang mantan polisi, Irwan Sembiring (37 tahun) mencoba melarikan diri dan mengejar polisi.

Irwan, yang terbunuh dalam kecelakaan itu, adalah Babussalam, seorang penduduk desa Kutarih di wilayah itu, sebelah tenggara Aceh.

Dia dipecat oleh anggota Kepolisian Republik Indonesia. Dia meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di jalan Blangkejeren Kutacane, yang kebetulan berada di desa Pungke Jaya, Putri Betung, Kabupaten Gary Luce (Galus), Rabu (2020/7/19) sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca: Seorang kakek di Bali memperkosa putrinya yang diancam hukuman penjara 15 tahun.

Baca: Seorang wanita berusia 55 tahun meninggal karena luka yang meninggal di rumah. Deliserdang berteriak bahwa dia diganggu oleh kakeknya – menurut informasi yang diperoleh Serambinews.com, satu-satunya korban kecelakaan yang meninggal di lokasi kecelakaan adalah target aksi agen Satresnarkoba, yang merupakan pengedar narkoba metamfetamin. — Bahkan sebelum korban yang diberhentikan mengalami kecelakaan, Polisi Distrik Galus de Broncjellen mengejar polisi ke arah Kutacana. Irwan Sembiring (37 tahun), warga desa Kutarih di kabupaten Babsalam di provinsi Aceh tenggara, jatuh dari sepeda motornya ke Pungke setelah pengejaran petugas polisi Jaya.

Korban bisa mati di tempat.

Sebelumnya, korban juga dibawa ke Pusat Kesehatan Putri Betung, di mana ia dimanipulasi atau diperiksa oleh Dr. Eka Lestari.

Dari pemeriksaan, kami menemukan bahwa ada luka di bagian belakang kepala dengan hidung dan mulut berdarah.

Baca: Gadis ini adalah korban pembunuhan sadis karena hutang ayahnya, dan terbunuh saat bepergian ke rumah teman .

Baca: Kronologis pembunuhan sadis terhadap seorang siswa sekolah menengah di Jambi Sarolangun, karena bapak hutang racun adalah Rs 2,1 juta-Kepala Polisi Galus lulus Lampu lalu lintas AKP Serambinews.com, Iwan Aji membenarkan bahwa pada hari Rabu (1/7/2020), seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di jalan dari Blangkejeren ke tujuan Kutacane, Pungke Jaya di jalan Putri Betung di wilayah Carlos Kecelakaan terjadi di daerah tersebut. -Kasat Soas mengatakan bahwa korban kecelakaan adalah pemecatan dari Kepolisian Nasional, dan bahkan sebelum insiden itu, korban dilaporkan adalah seorang pembalap yang dianestesi. — Menjadi target operasi, dilakukan oleh petugas kepolisian Galus dari Blangkejeren ke tujuan Kutacane.

“Dari seorang korban kecelakaan yang meninggal di tempat kejadian, polisi menemukan bukti 25 gram metamfetamin. Ia juga menemukan 10 1 gram kantong plastik, di samping 20.000 rupee dan 2 ponsel. Kasus kecelakaan ditangani oleh Polisi Daerah Galus. (Serambinews.com/Rasidan) Artikel ini diterbitkan di serambinews.com dengan judul kejahatan asli Kutacane dan terbunuh di Gayo Lues ketika ia dikejar oleh polisi.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *