Sebuah laporan tentang Fajar Bahruddin Achmad, seorang reporter dari Tribun Jawa Tengah – TRIBUNNEWS.COM, TEGAL-Taripih (56), seorang warga Jalan Margadana di Kota Tegal, meninggal di sumur itu. Hari ini, Minggu (5/7) / 2020) pukul 08.17 UTC, ia mengumumkan bahwa tubuh korban ditahan di sumur oleh suaminya sekitar pukul 5:00 pagi waktu Bank Dunia.

Ketika dia ditemukan oleh suaminya, korban sudah meninggal dunia.

Bacaan: Di Tegal, perkawinan, konser dan tilawah telah disahkan, walikota memberikan persyaratannya

Bacaan: dijatuhi hukuman 4,5 tahun penjara, mantan Direktur Jenderal Perindo Risindo Suanda ditahan di penjara Sukamiskin

Baca: Melanggar peraturan lalu lintas, ibu yang jogging TikTok di jembatan Suramadu didenda 500.000 rupee-Menurut Yudi, sekitar jam 1 siang, korban meminta pijatan untuk suaminya.

Kemudian, pada jam 4:30 pagi, korban pergi ke kamar mandi untuk menuangkan air, tetapi suaminya tidak dikenal.

“” Kami menerima laporan penemuan mayat pada jam 7:30 “- -” Kami telah dievakuasi. “

” Jam 8.45 pagi, mayat itu berhasil dikeluarkan dari sumur, “kata Yu Di kepada Tribune. Com (fba)

Artikel ini dipublikasikan di Tribunjateng.com dan diberi judul Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Mbah Taripih Meninggal di sumur rumah Margadana Tegal

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *