KEBUMEN TRIBUNNEWS.COM-Polisi menangkap seorang pria yang terkait dengan MI pertama (25), seorang penduduk Desa Nusawungkal, Jalan Nusawungu, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Seorang gadis dari Kebumen di Jawa Tengah.

Menyebutnya Bunga, seorang gadis yang belum dewasa dari jalan Adimulyo Kebumen dibawa oleh tersangka ke rumah orang tuanya di Kabupaten Cilacap selama sekitar 1 bulan.

Pada konferensi pers, kepala polisi AKBP Rudy Cahya Kurniawan menjelaskan bahwa kerabat yang khawatir pergi ke kantor polisi Kebumen dan menangkap tersangka yang menikah. -Baca: Fakta tentang ayah dari dua anaknya: dipukuli oleh warga yang marah selama diskusi keluarga – “Kami berhasil menangkap tersangka pada 17 Mei 2020 atau satu bulan setelah korban dinyatakan dibunuh. Hilang, “AKBP Rudy berkata kemarin.

Baca: Klarifikasi: Status virus tempat tinggal atlet Pademangan dan prosedur uji korona untuk warga negara Indonesia di luar negeri – Untuk penyelidik PPA Sat Reskrim Polres Kebumen unit, tersangka mengaku melarikan diri dari korban. — Metode yang digunakan oleh tersangka untuk melarikan diri dari korban sudah usang. Karena tindakannya, tersangka kriminal dituntut berdasarkan Pasal 332 Hukum Pidana, yang melibatkan pelarian wanita kecil yang menghadapi ancaman pemenjaraan dan pemenjaraan paksa hingga 7 tahun.

Baca: Kronologi kerusuhan di Minneapolis telah menyebar ke seluruh Amerika Serikat: massa juga telah menggeledah toko

Terlepas dari alasan cinta, adalah ilegal untuk melarikan diri anak-anak yang belum dewasa tanpa persetujuan orang tua.

Sekarang kisah cintanya harus diblokir oleh bar. (Polisi Hubungan Masyarakat Kebumen)

Artikel ini dipublikasikan di Tribunjateng.com, berjudul “Biarkan Gadis-Gadis Di Bawah Umur yang Rendah Masuk Kebumen selama 1 bulan, pria dan wanita ini meninggalkan cinta”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *