TRIBUNNEWS.COM-Ganjar Pranowo, gubernur Jawa Tengah, mengungkapkan bahwa siswa SMP dari Pvoréjo, California, dilecehkan oleh tiga siswa lain dan ditemukan sebagai anak-anak dengan kebutuhan khusus. Menurut laporan dari Kompas.com, Ganjar mengatakan: “Karena itu, kami membujuk kedua orang tua untuk mengirim anak-anak mereka ke tempat kesehatan dengan kebutuhan khusus, dan sesuai dengan keinginannya.”

Sebelumnya, ada 3 video siswa sekolah menengah yang bersosialisasi Setelah disiarkan di media, intimidasi Purworejo terhadap teman mahasiswi itu tiba-tiba menjadi viral.

Dalam video, tiga siswa laki-laki memukulinya dengan tangan dan sapu mereka dan menendang seorang siswa yang diduga tampil di ruang kelas. : Video viral seorang siswa sekolah menengah yang diintimidasi: Dipukuli hingga dipukuli, Direct Ganjar memanggil kepala sekolah

Baca: Ganjar Pranowo mengaku tidak pernah menanggapi Pesan dari Ratu Semesta: Tidak ada respons, siswa yang ditangkap yang dipukuli tampaknya tetap diam sambil mempertahankan sakit perut.

Pada saat yang sama, tiga siswa sekolah menengah menertawakan para siswa dengan kegembiraan seperti senyum.

Ganjar Pranowo segera menanggapi perilaku intimidasi siswa sekolah menengah Pvoréjo, menyebutnya orang yang bertanggung jawab untuk mengintimidasi sekolah. Rabu malam (02/12/2020).

Pada saat yang sama, pada pagi hari Kamis (2020/13/2020), Janjar mengirim kepala Kantor Pendidikan Pusat di Jawa untuk bertemu dengan para korban dan orang tua mereka. Kondisi mereka mengejutkan.

“Hari ini, saya meminta manajer untuk bertemu dengan para korban dan orang tua mereka. Kondisinya memang mengejutkan. Kami meminta orang tua dari kedua korban untuk tidak bekerja untuk saat ini. Biarkan waktu singkat ini menyembuhkan anak,” Gangar Berbicara pada pertemuan di Kantor Gubernur Pemerintah Pusat Jawa, Kamis (13/2/2020).

Halaman Selanjutnya

->

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *