Britar TRIBUNNEWS.COM-Fasilitas pemasyarakatan Tingkat II (LP) akan menghilangkan waktu kunjungan penghuni panti jompo untuk memprediksi penyebaran virus corona.

Waktu kunjungan warga Sanatorium adalah dua hari (17/3/2020) dari hari Selasa. .- Kepala Sub-Kelompok LP II Blitar Johanes Agus Mijanto mengatakan bahwa sesuai dengan instruksi pusat tersebut, LP juga mengeluarkan virus alarm tentang penyebaran korona. Langkah pertama adalah mengisolasi populasi target dari anggota keluarga. Johannes berkata: “Kami tidak memasukkan dua minggu kunjungan untuk penghuni keluarga asuh. Namun, masih mungkin untuk berkomunikasi dengan penghuni keluarga asuh.” Berakhir pada 31 Maret 2006-Reading: Arti PDP dan ODP adalah seluruh durasi komunikasi virus Corona antara homestay dan rumah melalui layanan panggilan video gratis.

LP menyediakan ponsel untuk komunikasi dua arah antara warga dan keluarga mereka. — “Kami menyediakan beberapa ponsel untuk The Fed untuk berkomunikasi dengan anggota keluarga. Sekarang, kami membatasi durasi panggilan video hingga lima menit karena peralatan selalu terbatas,” katanya. .

Menurutnya, keluarga selalu mengantarkan makanan ke tahanan.

Makanan keluarga akan diberikan kepada para tahanan oleh petugas LP. — “Kebijakan ini adalah upaya kami untuk mengantisipasi penyebaran coronavirus,” katanya.

Salah satu warga target, Andik mengakui bahwa dia puas dengan kepedulian kebijakan komunikasi untuk membina warga melalui video telephony .

Dengan layanan ini, Andik akhirnya dapat berkomunikasi dengan istrinya (sekarang Apakah pekerja di Hong Kong) untuk berkomunikasi.

“Selama enam bulan di penjara, saya tidak pernah berkomunikasi dengan istri saya. Istri saya di Hong Kong. Bahkan, melalui layanan komunikasi panggilan video ini, saya akhirnya dapat berkomunikasi dengan istri saya. Di Hong Kong,” dia Mengatakan.

Artikel ini diposting di surya.co.id, berjudul Antisipasi Virus Antona, dan waktu kunjungan penduduk di video call LP Blitar telah diganti

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *