TRIBUNNEWS.COM-Seorang remaja laki-laki bernama KM (18) menjadi korban pemaksaan oleh pacarnya sendiri GMP (18).

Faktanya, karena tingkah laku yang tidak disengaja, KM sedikit berdarah. -Mengalami rasa sakit, korban melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.

GMP, warga Karang Pendem, Kecamatan Cilinaya, Kota Mataram, ditangkap Badan Perlindungan Anak dan Wanita (PPA) Qatar. Hingga akhir Oktober 2020, Polsek Mataram berdarah karena pemerkosaan terhadap kekasihnya KM.

“Pada hari Senin, Bareskrim Polsek Mataram mengatakan: Korban mengetahui kondisinya berdarah. Setelah pelaku menyalakan lampu, ia melihat banyak darah di alat kelaminnya dan melapor ke Polisi Mataram. Ketua AKP Kadik Adi Budi Astava (2/8/2020) -Astava mengatakan keduanya memang selingkuh. GMP mengaku sudah melihat KM 2 minggu lalu dan sedang jatuh cinta.

Baca juga: SMA Buton Mahasiswa di paksa oleh 5 orang dan merilis sebuah video. Mereka kini menjadi korban Depres I, Tempat Malu

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (28/10/2020), saat GMP saya mengirimkan SMS ke handphone KM dan ingin ketemu .. — Karena baru pacaran, Untung KM ketemu kekasihnya di warung dekat kediaman korban Karang Medain di Mataram pukul 19.00. Usai akad nikah WITA .

KM datang ke GMP naik motor dan bertemu GMP. Kadang GMP meminta KM untuk mengantarnya pulang karena tidak menyangka KM akan mengantar kekasihnya pulang.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *