Wartawan Tribunnews melaporkan, Larasati Dyah Utami-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta – Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah memerintahkan penyaluran bantuan kepada korban gempa di Kabupaten Mamaju dan Majene Provinsi Sulawesi Barat. -Kementerian Ketenagakerjaan mengerahkan Unit Pelatihan Otomatis (MTU) Balai Latihan Kerja Makassar (BLK) dan Unit Tanggap Otomatis Kantor Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pengawas Ketenagakerjaan (URC) dan kendaraan dinas untuk mempercepat penyaluran Sumbangan yang terkumpul-ini dilakukan agar bantuan dapat langsung digunakan bagi yang membutuhkan, terutama yang berada di daerah terpencil dan sulit dijangkau. Penyaluran bantuan bisa menjangkau desa-desa terpencil di wilayah sekitar gempa, “kata Menaker Ida dalam keterangannya, Sabtu 16 Juni 1021. Dan perbekalan kesehatan. Anan.

” Kegiatan penggalangan dana melibatkan pegawai internal Kementerian Dalam Negeri. Tenaga kerja., Mitra Perusahaan dan serikat dan serikat pekerja. Saat ini kegiatan penggalangan dana masih dalam proses. Katanya. Di dekat lokasi gempa aula K3 dan pengawas ketenagakerjaan dosen BLK Makassar, tenda, kebutuhan pangan dan air bersih, hampir semua warga memilih mengungsi sementara.

“Saya minta persiapan MTU dan URC Mai Nak Ida Berkata: “Kendaraan akan dikerahkan untuk mendistribusikan bantuan sehingga mereka dapat menjangkau pelosok desa.” — Harap baca juga: Suster Mia Selamatkan Bayi di Rumah Sakit Mitra Mamuju setelah Guncangan Setelah Meninggal. Menurut pemberitaan, gempa berkekuatan 6,2 skala Richter yang terjadi pada hari Jumat mengguncang Kabupaten Maioni, Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju dan sekitarnya, yang terjadi sekira pukul 01.28 WIB.

BMKG menyebutkan bahwa pusat gempa berada di 6 kilometer timur laut Mayenni dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tidak berpotensi bahaya. Ami sekitar pukul 13.35 WIB, situasinya sangat buruk (14/1/2021), Majene juga mengalami guncangan gempa 5,9 skala richter.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *