TRIBUNNEWS.COM-Direktur Biro Transportasi Kota Boko Eko Prabowo menjelaskan beberapa perbedaan dalam fase kedua Peraturan Pembatasan Sosial Skala Besar Kota Bogor (PSBB). .

Seharusnya tidak ada aturan yang tidak dipahami oleh masyarakat. —————————————————————————————————————————————————————————————————————— stage PS stage stage stage stage stage stage stage stage Seseorang masih mematahkan kedok tidak tahu, “kata Eko pada Tribunnews, Minggu (5/4/2020) malam.

Baca: Berbicara tentang masalah Kadi Shub Kota Bogor merajalela PSBB: sudah di tahap kedua, jangan berpura-pura tidak tahu

meskipun “seseorang masih melakukan” Eko terus berkata, tidak mematuhi Aturannya, sebagian orang patuh.

“Masih ada masyarakat yang bodoh, tetapi ada juga yang patuh sehingga masih ada masyarakat yang berbeda,” katanya kepada Tribunnews melalui telepon.

Namun, pada awal Mei, Eko tidak menolak kondisi jalan di banyak wilayah Kota Bogor, yang lebih ramai dari biasanya.

Terutama di area pusat perbelanjaan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *