TRIBUNNEWS.COM-Seorang petani menghilang setelah pamit ke kebun.

Menurut laporan, seorang petani dari Desa Taan, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sudan), telah hilang. Pada Minggu (20/02/07), dia menghilang. Tidak kembali ke rumah. -Mencoba mencari warga yang tidak berhasil. -Seperti yang kita ketahui bersama, Sadie mulai berkebun di Bukit Taan, Kabupaten Tapalang pada pukul 14.00 pada tanggal 5 Februari. Wita .

Diposting ulang oleh Saidar Rahmanjaya, Kepala Kantor SAR Mamuju (BASARNAS).

Setelah menerima laporan tersebut, Basarnas menurunkan 1 tim rescue ke lokasi kejadian dengan menggunakan 1 (satu) unit kendaraan penyelamat. Satuan

lalu 1 (set) set alat gunung, alat komunikasi dan alat bantu lainnya .

Baca juga: Avanza Seruduk Pemotor yang mengaku hilang kendali di paviliun ekspedisi di Tanah Abang — -Harap baca juga: Perahu Cilacap Hancur Ombak, Nelayan Yoshiro, “Tiga Luka”

baca: Serbuan Polisi, Bocah 20 Tahun Bahkan Berani Terjun ke Sungai, Kini Tersesat di Sungai .

Dalam keadaan darurat setempat pukul 10.12 malam pada Sabtu malam, tim SAR (Basarnas) Brimob Mamuju tiba di lokasi dengan berkoordinasi dengan tim SAR yang ada di lokasi. Tim SAR akan melanjutkan pencarian mereka hari ini. — “Tim SAR sedang bergabung. Korban akan dicari semaksimal mungkin sesuai SOP yang ada. Kami berharap bisa menemukan korban secepatnya agar bisa dipertemukan kembali dengan keluarganya,” dia berkata. Selain itu, Saidar juga menyarankan agar tim SAR selalu menjaga keselamatan, sinergi, dan mengedepankan standar prosedur kebersihan di setiap kegiatan. Unsur-unsur yang saat ini terlibat antara lain tim penyelamat dari Badan SAR Mamuju (BASARNAS), BPBD Mamuju, Polsek Mamuju dan masyarakat setempat. – (Tribun Timur / Hasan Basri)

Artikel ini telah diterbitkan di tribunetimur.com berjudul “Pergi ke Kebun, Petani Tapalang Mamuju Pergi”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *