TRIBUNNEWS.COM-DP adalah satu dari tujuh pelaku pemerkosaan terhadap siswa SMA dan buron polisi di Jember. Dia melarikan diri ke Bali.

Beberapa temannya telah ditangkap tidak lama setelah kejadian tersebut. –Tetapi, akhirnya, Partai Demokrat yang disebut-sebut warga Desa Kemuningsari, mendatangi Polres Jenggawah. Setelah keluarganya membujuknya, markas besar berada di Jamber. — DP kabur dari polisi setelah mengetahui kasus dugaan pemerkosaan telah dilaporkan.

“Dia kabur ke Bali, tapi tidak butuh waktu lama,” kata Kapolsek Jenggawah AKP Ma’ruf: Kompas.com, Jumat, panggilan (30 Oktober 2020).

Baca juga: Saat disuruh main daripada ke hotel, seorang gadis nyaris diperkosa di Ramungan, Jawa Timur. Polisi mendatangi keluarga pelaku dan menuntut agar DP menyerah.

Setelah dibujuk oleh keluarganya, DP kembali ke Jember dan berangkat ke Mapolres Jenggawah pada tanggal 23 Oktober 2020.

Saat ini, ada tujuh siswa SMK pemerkosa yang ditahan di Mapolres Jember. Dia menjelaskan: “Kami akan mengirimkan dokumennya ke kejaksaan nanti.” Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa seorang siswa sekolah kejuruan diperkosa oleh tujuh orang. Pemuda di Desa Kemuningsari, Kecamatan Jenggawah. Polisi melakukan investigasi dan mencari pelakunya. -Karena tindakan tersebut, UU Perlindungan Anak tahun 2002 diubah sesuai dengan Pasal 81 dan 82 UU No. 35 tahun 2014, dan ketujuh pelakunya diadili. Mereka akan menghadapi ancaman 15 tahun penjara.

Artikel tersebut telah dimuat di Kompas.com dengan judul “Pelaku pemerkosaan agar siswa SMK melarikan diri ke Bali”.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *