Surabaya TRIBUNNEWS.COM-Penyidik ​​Polda Jatim mengungkapkan, ucapan terancam salah seorang peserta saat melakukan aksi unjuk rasa di luar rumah Mahfud MD, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Pamekasan, untuk mengukuhkan personel terkait sebagai tersangka. -Kasep Nico Afinta dari Polda Jatim mengungkapkan, tersangka berinisial AD meneriakkan kata “bunuh”.

Warga Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pakakasan mengenal AD alias MT (31). .

Dia sekarang didakwa dengan beberapa artikel. Ibu Menkopolhukam, 90 tahun, diancam akan ditangisi oleh tersangka dan mengatakan: membunuh … membunuh, ”menurut Kompas.com, Nico kepada Polda Jatim, Sabtu malam (5/12 / 2020). Berdasarkan banyak bukti dan saksi yang memasang kata-kata yang mengancam.

Baca juga: Fakta baru tentang penyerangan terhadap Rumah Mahfud MD, polisi menyelidiki keikutsertaan FPI, dan tersangka telah teridentifikasi

Insiden di Bentuk Baju dan Atribut Tersangka Saat kejadian, Dai ditangkap sekelompok polisi di Jalan Raya Proppo pada Jumat tengah malam.

Polisi menuduh tersangka bersalah Pasal 160 KUHP dan / atau Pasal 335 ayat (1) KUHP dan / atau Nomor 6 Tahun 2018 Republik Indonesia Pasal 93 ayat (9) UU, Pasal 9 tentang kesehatan dan karantina.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *