TRIBUNNEWS.COM-Remaja berinisial A (17) atau pria perak yang membunuh DS mengungkapkan alasan dia memotong-motong tubuh DS.

A merasa sulit untuk menggerakkan tubuh korban karena ukurannya yang kecil. Terlalu besar .

Ini yang dikatakan Kanit I saat rekonstruksi Rumah A pada 12 Desember 2020 (Rabu), Subdit Resmob Polda Metro Jaya AKP Herman Edko Sim Boron. di pagi hari. -Lihat juga: 17 adegan yang mengungkap kasus pemenggalan Bekasi sepersekian detik Penyerang menghubungi ponsel setelah membunuh korban. Setelah DS terbunuh, ia memikirkan cara untuk memindahkan tubuh korban. Adegan 13, kemudian pelaku melihat tubuh korban sedang berbaring. Pelaku sedang mempertimbangkan cara untuk menyembunyikan jenazah, “kata Herman saat proses rekonstruksi.” –Jika tubuh korban diangkat, berat sekali. Hermann menjelaskan: “Dia berinisiatif memotong bagian tubuh Coban.” Dia juga memotong tubuh Coban. Bagilah korban menjadi lima bagian dan lemparkan ke empat tempat berbeda. Herman menjelaskan, jenazah dibuang di Kali Mati dekat Kalimalang.

Baca Juga: Guru Cianjur Pernah Menganiaya 9 Murid Laki-Laki, dan Guru Menyodomi Siswa Laki-Laki 20 Kali Dalam Kasus Mirip

“04.00 Herman Mengatakan:” Pakai Korban Sepeda Motor Angkat Tubuh Penyerang dari Korban ke Kalimati, “kata Herman.

Selanjutnya, A kembali ke tempat pembuangan sampah di Jalan Tangkuban Perahu 5 di Kayuringin Jaya. Kali ini, A melempar tangan kiri DS.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *